Apa yang terbesit di benak kalian dengan gambar yang satu ini?? kecil
tapi menghasilkan sesuatu yang besar. Semut ialah binatang kecil yang
hidupnya berkoloni. Diantara koloni-koloninya dipisahkan oleh derajat
yang diantara perbedaan itu tidak ada kesenjangan. Semut yang bertugas
mencari makan untuk ratunya, rela berkorban terkena panas terik dan air
hujan untuk memenuhi tugasnya. Mereka tak pernah merasa iri ketika
melihat semut lain yang tugasnya lebih ringan sedang santai disarangnya.
Semut memiliki rasa dedikasi yang tinggi terhadap tugas yang telah
diamanahkan kepada dirinya. Semut juga memiliki kekuatan yang begitu
besar, seperti yang telah saya teliti bahwa semut dapat membawa beban
(makanan) seberat 2 kali berat badannya dan bahkan bisa melebihi itu.
Sungguh luar biasa semut.
Analoginya untuk kita ialah, jadilah seperti semut yang dengan penuh
dedikasi mengabdi pada tugas yang telah diamanahkan. Kita harus
bertanggungjawab dengan apa yang telah kita perbuat. “Small is
Beautiful”.
sember : http://ganieindraviantoro.wordpress.com/2012/05/15/keajaiban-semut/
Sabtu, 27 Oktober 2012
Organisasi kepemudaan dalam linkungan warga
organisasi kepemudaan yang merupakan
sebuah wadah atau tempat pengembangan jiwa social generasi muda. organisasi ini harus punya rasa tanggung jawab sosial dari masyarakat dan untuk masyarakat itu
sendiri khususnya generasi muda yang ada di suatu wilayah desa atau lingkunganitu sendirinya...
organinasi ini di utama bergerak pada bidang-bidang
kesejahteraan sosial. contohnya dalam bidang, olahraga,
keterampilan, keagamaan dan kesenian sesuai dengan tujuan didirikannya untuk memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada para remaja yang ada dalam suatu desa atau wilayah itu sendiri.
Sebagai organisasi sosial kepemudaan ini merupakan wadah atau tempat
pembinaan dan pengembangan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomi,
social, budaya dengan pemanfaatan semua potensi yang ada dilingkungan
masyarakat baik sumber daya manusia dan sumber daya alam itu sendiri
yang telah tersedia.
Golongan muda sering disebut sebagai golongan masyarakat yang mempunyai
tenaga dan semangat yang besar dalam berbagai hal. Namun, jika tenaga
dan semangat yang besar itu tidak diaplikasikan kedalam bentuk kegiatan
yang baik maka hanya akan terbuang percuma.
Jumat, 28 September 2012
Hubungan Manajemen, Organisasi, dan Tata Kerja
Pengertian Manajemen
Kata Manajemen berasal dari
bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni
melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan
dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya,
mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang
lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan
mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin
mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian,
pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals)
secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai
dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan
secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
Manajemen dan Organisasi
Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama disatu pihak dengan tujuan di pihak lain.
Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi, demikian eratnya dan kekalnya (consistency) hubungan antara manajemen dan organisasi.
Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama disatu pihak dengan tujuan di pihak lain.
Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi, demikian eratnya dan kekalnya (consistency) hubungan antara manajemen dan organisasi.
Pengertian Tata Kerja
Tata Kerja adalah cara untuk melaksanakan pekerjaan yang seefisien mungkin mengenai sesuatu pekerjaan dengan mempertimbangkan tujuan, fasilitas, tenaga kerja, waktu dan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula. Dengan tata kerja yang tepat ,proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara benar, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia serta dapat menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.
Hubungan Manajemen, Organisasi, dan Tata Kerja
Untuk
hubunganya sendiri Manajemen organisasi serta tata kerja memiliki hubungan yang sangat erat Organisasi
yang baik untuk mencapai tujuanya perlu Manajemen yang baik begitupun
sebaliknya untuk mendapatakan manajemen yang terbaik diperlukan sebuah Organisasi
yang memiliki orang-orang yang terampil, kreatif serta mampu bekerja secara tim
untuk mewujudkan cita-cita yang ingin dicapai oleh organisasi. Walaupun sudah
memiliki organisasi seta manajemen yang baik masih dibutuhkan satu lagi sebagai
pelengkap yakni tata kerja, tata kerja sendiri dimaksudkan sebagai alat yang
digunakan sebuah organisasi untuk mencapai tujuanya, tanpa adanya tata kerja
yang tepat maka manajamen yang telah dibuat tidak akan maksimal sehinnga apa
yang ingin dicapai organisasi tidak terpenuhi.
Eratnya hubungan atau hubungan timbal
balik antara ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut :
1. Manajemen: proses kegiatan pencapaian tujuan melalui
kerja sama antar manusia.
2. Organisasi: alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan
alat bagi pengelompokkan kerja sama.
3. Tata Kerja: pola cara-cara bagaimana kegiatan dan
kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien
sumber : http://windsaga.blogspot.com/2011/03/hubungan-antara-manajemen-organisasi.html
http://kahfiehudson.wordpress.com/2011/12/13/tugas-1-pengertian-organisasi-dan-manajemen/
http://tyaskartika.blogspot.com/2011/10/hubungan-manajemen-organisasi-dan-tata.html#Link
http://tyaskartika.blogspot.com/2011/10/hubungan-manajemen-organisasi-dan-tata.html#Link
Pengertian organisasi
Organisasi
adalah wadah berkumpulnya sekelompok orang yang memiliki tujuan
bersama, kemudian mengorganisasikan diri dengan bekerja bersama-sama dan
merealisasikan tujuanya.
Organisasi
adalah wadah yang memungkinkan masyarakat dapat meraih hasil yang
sebelumnya belum dapat dicapai oleh individu secara sendiri-sendiri.
(James L. Gibson, 1986).
Pada
dasarnya orang tidak bisa hidup sendiri. Sebagian besar tujuannya dapat
terpenuhi apabila ada interaksi sosial dengan orang lain. Sebagai
mahluk sosial, manusia tidak bisa hidup sendiri karena manusia memiliki
kebutuhan terhadap manusia lainnya. Karena itulah biasanya manusia
berkumpul dan membentuk kelompok, yang disebut dengan organisasi. Karang
Taruna, perusahaan, kerajaan, negara, adalah bentuk-bentuk dari
organisasi. Organisasi yang paling kecil yang kerap kita jumpai adalah keluarga.
Keluarga pada hakikatnya adalah sebuah organisasi. Keluarga adalah
satuan organisasi terkecil yang pertama kali dikenal oleh setiap
manusia. Pengaruh organisasi dalam kehidupan
Mendapatkan banyak teman. Mendapatkan banyak ilmu yang bermanfaat. Lebih banyak pengalaman. Menambah keterampilan dan mengasah keterampilan. Membantu untuk bisa mendapatkan penghasilan (tambahan penghasilan)
sumber : http://tkampus.blogspot.com/2012/03/definisi-organisasi.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi
Selasa, 24 April 2012
Manusia & Pandangan Hidup
Pengertian pandangan hidup
Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup. Sedangkan
pandangan hidup itu sendiri bersifat kodrati. karena itu menentukan masa depan
setiap manusia. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup itu
sendiri. Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan
pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau
pertimbangan itu sendiri merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan
pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Pandangan hidup itu banyak sekali
macam dan ragamnya. Dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya ada 3 macam,
yaitu :
1. Pandangan hidup yang berasal dari
agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2. Pandangan hidup yang berupa
ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara
tersebut.
3. Pandangan hidup hasil renungan
yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Pandangan hidup pada
dasarnya mempunyai unsur-unsur, yaitu:
1.Cita-cita
: apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan.
· 2.Kebajikan:
tujuan yang hendak dicapai, yaitu segala hal yang baik yang membuat
manusia makmur, bahagia, damai, tentram.
3.Usaha:
kerja keras yang dilandasi keyakinan/kercayaan
4.Keyakinan/lepercayaan: diukur dengan
kemampuan akal, kemapuan jasmani, dn kepercayaan kepada Tuhan.
Referensi : Tinjauan Mata Kuliah Ilmu Budaya Dasar
Manusia dan keadilan
Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan
diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak
dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem ini menyangkut dua orang atau benda.
Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah
ditetapkan, maka masing-masing orang akan menerima bagian yang tidak sama,
sedangkan pelanggaran terhadap proporsi tersebut disebut tidak adil.
Menurut
pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan
pelakuan yang seimbang antara hak-hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada
keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain,
keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya
setiap orang meperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.
macam-macam keadilan
1.Keadilan ilegal atau
keadilan moral
Plato berpendapat
keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat
dan menjadi kesatuannya.dalam masyarakat yang adil setiap orang menjalankan
pekerjaan menurut sifat dasarnya paling cocok baginya ( the man behind
the gun). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan oleh yang
lainnya disebut keadilan legal
2. Keadilan distributif
Aristotele berpendapat
bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara
sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama (justice is done when
equels are treated equally).
3.Kejujuran
Kejujuran atau jujur
artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya
apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu kata dan perbuatan, yang berarti bahwa apa yang dikatakan haruis sama dengan perbuatannya. Karena itu jujur berarti juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir malalui kata-kata atau perbuatan.
apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu kata dan perbuatan, yang berarti bahwa apa yang dikatakan haruis sama dengan perbuatannya. Karena itu jujur berarti juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir malalui kata-kata atau perbuatan.
4. Kecurangan
Kecurangan atau curang
identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik,
meskipun tidak serupa benar. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan
tidak sesuai dengan hati runaninya atau, orang itu memang dari hatinya sudah
berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan
berusaha.
Referensi
: Tinjauan Mata Kuliah Ilmu Budaya Dasar
Manusia dan penderitaan
Penderitaan adalah menanggung atau menjalani sesuatu
yang sangat tidak menyenangkan yang dapat di rasakan oleh manusia. Setiap
manusia pasti pernah mengalami penderitaan baik secara fisik maupun batin.
Penderitaan juga termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan
manusia bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Namun,
peranan individu juga menentukan berat tidaknya suatu intensitas penderitaan.
Suatu peristiwa yang di anggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan
suatu penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan
energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai
kenikmatan dan kebahagian.
Tidak semua manusia hidup di dunia merasakan
kebahagiaan, disamping kebahagiaan terdapat sekelompok orang yang sedang
merasakan penderitaan. Penderitaan dan kebahagiaan memiliki keterikatan. Maksud
dari keterikatan adalah manusia yang terlena oleh suatu kebahagiaan di akhir
maka dia akan merasakan sebuah pendeitaan dan begitu juga sebaliknya manusia
yang sedang mengalami penderitaan apabila dia berusaha untuk memperbaiki
keadaannya dan memiliki sikap bersyukur dalam keadaan apapun maka suatu saat
nanti akan mendapatkan sebuah kebahagiaan suatu saat nanti.semua orang pasti pernah
mengalami sebuah penderitaan, entah itu penderitaan fisik, penderitaan batin,
penderitaan materi atau apapun itu.
http://doankfranky.blog.com/2011/04/20/manusia-dan-penderitaan/
http://doankfranky.blog.com/2011/04/20/manusia-dan-penderitaan/
Langganan:
Postingan (Atom)



